Tanggal 9 April besok adalah Pemilu 2009. Buat yang sudah 17 tahun ini pasti pengalaman pertama kalian, oleh karena itu tahukan apa yang sebaiknya kalian lakukan dan persiapkan? Lihat dibawah ini :
- Bangun Pagi
- Jangan lupa mandi yang bersih dan wangi
- Pakai baju rapi
- Ke TPS terdekat
- Jangan lupa juga bawa Kartu Pemilih
- Terus Contreng pilihan kamu. Ingat BUKAN COBLOS!
Ayo kita sukseskan pesta demokrasi ini. Pilih yang benar-benar bisa menyalurkan aspirasi dan mewujudkan keinginan rakyat ya..... Nasib bangsa ditangan kalian. This Time To Vote, guys !!!
Kemarin di Sukoharjo (4/4), seperti yang dikatakan pada posting sebelumnya, dimana siang hari begitu terik. Lalu pada sore hari saat saya akan berangkat les, langit langsung gelap dan turun hujan lebat. Hujan menjadi semakin lebat ditambah dengan angin besar. Tiba-tiba keluar es diantara tetes hujan itu. Ukurannya kira-kira sebesar kacang tanah. Ini berlangsung selama kurang lebih 8 menit dan es berhenti tetapi hujan masih turun lebat. Untunglah malam harinya, hujan itu reda.
(Lakstian)
(Lakstian)
Category:
News
0
comments
Yap! Betul! Saat membaca koran kemarin saya membaca bahwa tarif internet akan turun setelah pemilu dan beberapa ISP (Internet Service Provider) sudah mulai menurunkannya, seperti yang dikatakan Menkominfo kita, Muhammad Nuh.
Wah..ini merupakan kebijakan yang baik sekali selain dikala krisis, internet begitu bermanfaat untuk para siswa yang menggunakannya untuk mencari materi pelajaran, referensi-referensi dan tugas-tugas. Begitu juga dengan orang lain. Internet banyak menyediakan data-data yang begitu banyak dan dengan waktu koneksi yang begitu cepat, harga akan menjadi lebih murah daripada buku-buku.. Apapun dapat dilakukan internet. Asalkan digunakan untuk hal-hal yang positif.
Pada awalnya internet adalah fasilitas hanya dipakai untuk keperluan akademik dan militer saja di Amerika untuk sarana komunikasi mereka. Seiring perkembangan jaman, Internet menjadi fasilitas yang dibuka untuk umum. Lalu mulailah dikenalkan World Wide Web atau disebut Web. Sehingga dengan teknologi ini internet dapat menyediakan informasi dalam bentuk multimedia. Apalagi sekarang internet seperti menjadi kebutuhan pokok masyarakat yang memerlukan pengiriman dan penerimaan data dengan waktu yang singkat, menyalurkan hobi mereka untuk dapat dilihat oleh seluruh orang didunia, untuk menambah teman dan lain-lain.
Semoga dengan kebijakan ini, menjadi begitu bermanfaat dan mencerdaskan bangsa.
(Lakstian)
Wah..ini merupakan kebijakan yang baik sekali selain dikala krisis, internet begitu bermanfaat untuk para siswa yang menggunakannya untuk mencari materi pelajaran, referensi-referensi dan tugas-tugas. Begitu juga dengan orang lain. Internet banyak menyediakan data-data yang begitu banyak dan dengan waktu koneksi yang begitu cepat, harga akan menjadi lebih murah daripada buku-buku.. Apapun dapat dilakukan internet. Asalkan digunakan untuk hal-hal yang positif.
Pada awalnya internet adalah fasilitas hanya dipakai untuk keperluan akademik dan militer saja di Amerika untuk sarana komunikasi mereka. Seiring perkembangan jaman, Internet menjadi fasilitas yang dibuka untuk umum. Lalu mulailah dikenalkan World Wide Web atau disebut Web. Sehingga dengan teknologi ini internet dapat menyediakan informasi dalam bentuk multimedia. Apalagi sekarang internet seperti menjadi kebutuhan pokok masyarakat yang memerlukan pengiriman dan penerimaan data dengan waktu yang singkat, menyalurkan hobi mereka untuk dapat dilihat oleh seluruh orang didunia, untuk menambah teman dan lain-lain.
Semoga dengan kebijakan ini, menjadi begitu bermanfaat dan mencerdaskan bangsa.
(Lakstian)
Category:
News
0
comments
“ Bagaimana hari ini? Sepertinya ini bakal jadi hari yang cerah. Matahari bersinar terik. Tapi koq makin sore makin mendung yah ? Apa yang terjadi? “
Ya! Itu pasti yang menjadi pembicaraan dalam hati anda tentang kondisi cuaca yang tidak menentu ini. Yang tadinya cerah, panas bikin gerah tiba-tiba malamnya menjadi hujan yang besar. Ini memang dampak dari masa peralihan dari masa hujan menuju kemarau tidak lupa juga mungkin ini sedikit dampak pemanasan global. Emisi gas karbondioksida yang berlebihan membuat segalanya jadi kacau. Dampak sangat terasa di sektor pertanian dan kelautan. Bagi para petani yang sudah seharusnya musim panen jadi gagal karena waktu yang menjadi tidak tepat akibat musim yang tidak teratur. Begitu juga kelautan , karena adanya perbedaan angin dan badai.
Saya sangat mendukung sekali dengan kegiatan dunia tentang “Mematikan Lampu 60 Menit” beberapa waktu yang lalu. Pada saat itu kegiatan itu benar-benar saya lakukan bersama keluarga. Hidup dikegelapan begitu tidak terlalu buruk koq. Malah seru. Kita sekeluarga lalu berkumpul diluar, duduk-duduk dan ngobrol. Waktu berjalan cepat hingga kegiatan mematikan lampu ini berakhir pada pukul 22.00 , tepat 60 menit. Wah! Lagi asik-asiknya nih! Rasanya jadi pengen lagi buat ikut berpartisipasi bersama warga dunia. Masa bodoh pada orang yang tidak mau gabung, karena yang lain juga tidak ikut mematikan lampu., seperti yang dikatakan teman-teman. Lalu saya menjawab, “Yah..terserah kamu lah…kamu peduli nggak sama Bumi?!”
Beberapa waktu lalu sempat terjadi badai disini. Sebelumnya setelah maghrib saya berangkat untuk les di bimbingan belajar. Waktu itu terasa panas, seperti tidak ada angin. Tapi apa yang terjadi setelah pulang dari les ? hawa jadi dingin, naik motor jaket yang tadi dibuka menjadi ditutup rapat-rapat. Diperjalanan setelah isi bensin, beberapa meter dari rumah, petir mulai menyambar-nyambar. Sambil melihat langit yang petirnya terus-menerus aku sambil berdoa, semoga sampai dirumah dengan selamat, Amin. Alhamdulillah, sampailah dirumah. Setelah memasukkan motor dan menutup pintu rumah, langsung hujan turun dengan lebatnya tanpa permisi gerimis dulu. Teman-teman banyak yang SMS, mereka takut dengan hujan ini, deras sekali dan disertai angin. Untunglah rumah tidak apa-apa. Keesokan harinya kita sekeluarga keluar. Apa yang terjadi ? di kota Solo banyak reklame yang ambruk, padahal sudah dibuat kerangka dan batang besi yang kuat. Begitu juga dengan spanduk , baliho Caleg yang tambah semrawut. Saat lewat Pasar Jongke, di pertigaan ada reklame yang tinggi besar dengan batang besi yang besar. Bayangkan, reklame itu bisa ambuk! Disebelahnya ada reklame juga yang sama kuatnya dengan yang ambruk tadi, dengan gambar Bapak Wiranto ini, reklame itu yang tadinya lurus, bentuknya jadi mengikuti bentuk pertigaan jalan ( siku-siku ). Ya ampun… Alhamdulillah di Sukoharjo tidak apa-apa, selamat.
Oleh karena itu dengan apa yang terjadi tadi, mari kita sayangi bumi ini dengan berbagai cara dari yang terkecil. Ciptakan bumi yang indah dan sehat.
(Lakstian)
Ya! Itu pasti yang menjadi pembicaraan dalam hati anda tentang kondisi cuaca yang tidak menentu ini. Yang tadinya cerah, panas bikin gerah tiba-tiba malamnya menjadi hujan yang besar. Ini memang dampak dari masa peralihan dari masa hujan menuju kemarau tidak lupa juga mungkin ini sedikit dampak pemanasan global. Emisi gas karbondioksida yang berlebihan membuat segalanya jadi kacau. Dampak sangat terasa di sektor pertanian dan kelautan. Bagi para petani yang sudah seharusnya musim panen jadi gagal karena waktu yang menjadi tidak tepat akibat musim yang tidak teratur. Begitu juga kelautan , karena adanya perbedaan angin dan badai.
Saya sangat mendukung sekali dengan kegiatan dunia tentang “Mematikan Lampu 60 Menit” beberapa waktu yang lalu. Pada saat itu kegiatan itu benar-benar saya lakukan bersama keluarga. Hidup dikegelapan begitu tidak terlalu buruk koq. Malah seru. Kita sekeluarga lalu berkumpul diluar, duduk-duduk dan ngobrol. Waktu berjalan cepat hingga kegiatan mematikan lampu ini berakhir pada pukul 22.00 , tepat 60 menit. Wah! Lagi asik-asiknya nih! Rasanya jadi pengen lagi buat ikut berpartisipasi bersama warga dunia. Masa bodoh pada orang yang tidak mau gabung, karena yang lain juga tidak ikut mematikan lampu., seperti yang dikatakan teman-teman. Lalu saya menjawab, “Yah..terserah kamu lah…kamu peduli nggak sama Bumi?!”
Beberapa waktu lalu sempat terjadi badai disini. Sebelumnya setelah maghrib saya berangkat untuk les di bimbingan belajar. Waktu itu terasa panas, seperti tidak ada angin. Tapi apa yang terjadi setelah pulang dari les ? hawa jadi dingin, naik motor jaket yang tadi dibuka menjadi ditutup rapat-rapat. Diperjalanan setelah isi bensin, beberapa meter dari rumah, petir mulai menyambar-nyambar. Sambil melihat langit yang petirnya terus-menerus aku sambil berdoa, semoga sampai dirumah dengan selamat, Amin. Alhamdulillah, sampailah dirumah. Setelah memasukkan motor dan menutup pintu rumah, langsung hujan turun dengan lebatnya tanpa permisi gerimis dulu. Teman-teman banyak yang SMS, mereka takut dengan hujan ini, deras sekali dan disertai angin. Untunglah rumah tidak apa-apa. Keesokan harinya kita sekeluarga keluar. Apa yang terjadi ? di kota Solo banyak reklame yang ambruk, padahal sudah dibuat kerangka dan batang besi yang kuat. Begitu juga dengan spanduk , baliho Caleg yang tambah semrawut. Saat lewat Pasar Jongke, di pertigaan ada reklame yang tinggi besar dengan batang besi yang besar. Bayangkan, reklame itu bisa ambuk! Disebelahnya ada reklame juga yang sama kuatnya dengan yang ambruk tadi, dengan gambar Bapak Wiranto ini, reklame itu yang tadinya lurus, bentuknya jadi mengikuti bentuk pertigaan jalan ( siku-siku ). Ya ampun… Alhamdulillah di Sukoharjo tidak apa-apa, selamat.
Oleh karena itu dengan apa yang terjadi tadi, mari kita sayangi bumi ini dengan berbagai cara dari yang terkecil. Ciptakan bumi yang indah dan sehat.
(Lakstian)
Category:
News
0
comments
Tanggal berapa sekarang ?? kita sudah bisa menghitung hari kapan pemilu akan dilaksanakan. Ya, tanggal 9 April! Kampanye terbuka telah dilakukan beberapa hari yang lalu. Dan sebelumnya adalah kampanye tertutup. Ini adalah waktu yang lama dibandingkan pemilu lalu. Cara pemilihannya juga berbeda. Bukan dicoblos lagi, tetapi dengan cara dicontreng.
Pemilu tertutup diawali dengan pemasangan spanduk-spanduk caleg dari berbagai partai. Ini dilakukan karena tanggal 9 April nanti bukan pemilihan Presiden dan Wakilnya, tetapi adalah Pemilu Legislatif untuk tingkat DPRD dan DPR. Tetapi kebanyakan pemasangan spanduk ini begitu semrawut karena banyak yang mengganggu pemandangan. Beberapa tanda lalu lintas menjadi tidak terlihat, begitu juga pemasangan alat peraga yang terlalu besar. “Mata mana yang ga bisa liat tuh, sampai segitu besarnya ??”
Setelah dibuka kampanye terbuka, mulailah dari setiap partai untuk menunjukkan caleg-caleg nya dan mereka mulai berorasi, menyampaikan rencana-rencana kalau mereka telah terpilih.
Ibu Megawati kemarin juga sempat berkunjung ke sukoharjo dan beberapa tempat lain sekitar bersama putrinya Puan Maharani, yang juga mencalonkan diri menjadi Caleg. Kemarin memang benar-benar ramai disini. Banyak konvoi dari massa pendukungnya.
Tidak lupa, selamat buat kalian yang sudah 17 tahun. Kalian bisa berpartisipasi dalam pemilu. Disekolah-sekolah juga sudah banyak didatangi petugas-petugas untuk mensosialisasikan tata cara pemilu. Nah, buat para putih abu-abuers tunjukkan nasionalisme kalian untuk memilih calon legislative, capres dan cawapres nanti. Pilihlah mereka yang mengerti dan dapat mewujudkan aspirasi rakyat. Jangan sampai salah pilih. Nasib negara ini juga ada ditangan kita.
Pemilu tertutup diawali dengan pemasangan spanduk-spanduk caleg dari berbagai partai. Ini dilakukan karena tanggal 9 April nanti bukan pemilihan Presiden dan Wakilnya, tetapi adalah Pemilu Legislatif untuk tingkat DPRD dan DPR. Tetapi kebanyakan pemasangan spanduk ini begitu semrawut karena banyak yang mengganggu pemandangan. Beberapa tanda lalu lintas menjadi tidak terlihat, begitu juga pemasangan alat peraga yang terlalu besar. “Mata mana yang ga bisa liat tuh, sampai segitu besarnya ??”
Setelah dibuka kampanye terbuka, mulailah dari setiap partai untuk menunjukkan caleg-caleg nya dan mereka mulai berorasi, menyampaikan rencana-rencana kalau mereka telah terpilih.
Ibu Megawati kemarin juga sempat berkunjung ke sukoharjo dan beberapa tempat lain sekitar bersama putrinya Puan Maharani, yang juga mencalonkan diri menjadi Caleg. Kemarin memang benar-benar ramai disini. Banyak konvoi dari massa pendukungnya.
Tidak lupa, selamat buat kalian yang sudah 17 tahun. Kalian bisa berpartisipasi dalam pemilu. Disekolah-sekolah juga sudah banyak didatangi petugas-petugas untuk mensosialisasikan tata cara pemilu. Nah, buat para putih abu-abuers tunjukkan nasionalisme kalian untuk memilih calon legislative, capres dan cawapres nanti. Pilihlah mereka yang mengerti dan dapat mewujudkan aspirasi rakyat. Jangan sampai salah pilih. Nasib negara ini juga ada ditangan kita.
Category:
News
0
comments
Langganan:
Komentar (Atom)