Sea Quill Blog Contest

Seoconia - Acer Iconia SEO Contest
Internet Sehat
Tampilkan postingan dengan label Opinion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opinion. Tampilkan semua postingan

Bergerak dengan Tubuh yang Sehat



Siapa tidak ingin sukses? Setiap orang perlu untuk mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya, yaitu tubuh. Bagaimana caranya? Dengan mengkomsumsi suplemen, kemampuan tubuh akan tampil maksimal. Tentu, kita juga tidak ingin menghabiskan hari-hari dengan lemah dan lesu. Semangat menghadapi tantangan harus tetap optimal agar kesuksesan selalu bersama kita.
Tubuh ini terdiri dari berbagai macam organ yang saling mendukung satu sama lain. Guna mendukung aktivitas, tubuh harus didukung dengan gizi yang cukup. Ketika gizi dapat terpenuhi, setiap organ akan menjalankan fungsinya dengan baik.

Mari Bergerak!
Kebutuhan manusia terhadap performa maksimal tidak hanya dibuktikan dengan gizi. Gizi memang penting. Semangat untuk memenuhinya juga dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa sebagai mahkluk hidup, kita harus bergerak. Bergerak adalah ciri dari pribadi yang sehat. Dapat dibayangkan ketika seseorang sedang sakit. Mereka yang sakit sulit untuk bergerak bahkan ada yang tidak mampu. Makanan kesehatan membantu tubuh dalam mendukung setiap aktivitas. Perlu untuk rutin mengonsumsi suplemen makanan, apalagi kehidupan modern menuntut kita untuk bergerak cepat. Keramaian dan kemacetan di kota-kota besar kadang membuat kita lupa untuk memikirkan kesehatan karena fokus tertuju pada kendaraan-kendaraan dan suara berisik di jalan.
Suplemen makanann sangat praktis dan efektif ketika kita dihadapkan pada situasi seperti ini. Sea Quill misalnya, kita bisa mengonsumsinya dimanapun dan kapanpun sesuai dengan kebutuhan. Dalam setiap produknya terkandung nutrisi yang diperlukan tubuh untuk performa maksimal. Oleh karena itu, tubuh akan tetap bergerak dengan fit. Kemasannya yang praktis membuat kita mudah untuk menggunakannya.

Produktifitas dan Nutrisi
Bergerak pun tidak hanya asal bergerak. Bergerak yang dimaksud adalah kemampuan untuk melakukan gerak-gerak yang produktif. Mau apa lagi? Produktifitas sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan hidup kita, seperti dalam menghidupi kebutuhan sehari-hari. Suplemen makanan seperti Sea Quill menawarkan kandungan nutrisi untuk kelancaran produktifitas kita. Dengan tubuh sehat, kita dapat bergerak bebas dan percaya diri. Tubuh yang fit membuat kita mantap dalam menghadapi hari-hari. Setiap harinya kita amenghadapi berbagai macam aktifitas yang melibatkan tubuh terhadapnya. Tubuh yang sehat akan semakin memantapkan kita dan penuh percaya diri.
Itu lah semua tentang bagaimana makanan kesehatan dan suplemen berkaitan erat dengan kemampuan bergerak untuk menciptakan produktifitas. Jadi, apa yang akan anda lakukan setelah ini? Hidupkan lebih tubuh anda untuk performa maksimal. Tidak ada alasan untuk tidak sukses. Bersiaplah untuk menjadi pribadi dengan karir yang cemerlang. Bersama Sea Quill, buat hidup jadi lebih semangat dan terus maju!

Pandangan Manusia Terhadap Persaingan

A. Pendahuluan
            Manusia memiliki keunikan yang tidak bisa disamakan dengan mahluk lain. Tuhan telah memberkatinya dengan keberadaan emosi dan hati. Emosi tidak hanya diasosiasikan pada sesuatu yang negatif. Tetapi juga kesungguhan dalam melakukan sesuatu. Itu adalah emosi yang positif. Keberadaannya menggerakkan tubuh untuk mengerahkan sekuat tenaga guna mencapai tujuan yang diharapkan. Thomas Aquinas, seorang filsuf Eropa abad pertengahan, emosi pada dasarnya adalah sesuatu yang baik. Keberadaannya diikuti oleh hasrat. Keduanya ada dalam diri manusia secara alamiah, dan membantu manusia untuk mencapai kebaikan[1]. Dalam penerapannya, emosi positif tentu juga digerakkan oleh hati sebagai bagian yang terpenting atas sempurnanya manusia dari ciptaan Tuhan yang lain. Inilah yang membuat manusia lebih beradab. Hati disimbolkan sebagai penunjuk adanya spiritualitas,emosi, dan moral. Di masa lalu, hati juga di percaya sebagai pusat kecerdasan manusia[2].  Emosi dan hati adalah dua hal yang tidak bisa terpisahkan.
            Mengapa emosi dan hati ini perlu diatur dengan baik dan bijaksana? Mari kita melihat pada kenyataan. Sejarah telah membuktikan bahwa emosi dan hati yang tidak bisa dikendalikan dan diatur dengan baik menyebabkan kehancuran. Tuhan telah menciptakan kita berbeda-beda agar saling mengenal. Tetapi perbedaan ini malah dianggap sebagai bentuk persaingan yang harus dimenangkan. Dimana hati manusia terhadap sesama yang telah diciptakan dengan indahnya dan sebaik-baik bentuk? Sudah berapa korban yang telah berjatuhan dalam keinginan mereka untuk memenangkan persaingan terhadap perbedaan ini? Sejarah Perang Dunia I dan II telah diakui sebagai tindakan bodoh orang-orang yang haus akan wilayah kekuasaan dan harta. Kenyataannya, mereka tidak mendapatkan itu semua. Hanya kemiskinan, kebodohan dan sikap saling tidak percaya yang ada. Itulah perang.

  
B. Permasalahan
            Dalam makalah ini, akan disampaikan tentang manusia terhadap hadirnya persaingan diantara mereka. Bagaimana bentuk persaingan yang tampak saat ini? Hal-hal apa saja yang menjadi masalah sehingga disebut sebagai persaingan? Pada setiap individu, apa yang sebaiknya dilakukan agar tidak terjerumus dalam persaingan yang sudah tidak karuan saat ini? Secara ringkas, penulis berusaha untuk menjabarkannya dengan didukung oleh pengetahuan filsafat yang dia miliki. Filsafat melatih kepekaan kita terhadap suatu hal. Dengan makalah ini, kepekaan itu ditulis.

Kejujuran Ilmu Pengetahuan


            Tiba-tiba muncul ide untuk menulis, ketika salah seorang teman mengajukan pertanyaan dalam sebuah diskusi. Dia meragukan adanya ilmu pengetahuan sebagai alat kebohongan masyarakat. Dari pertanyaan inilah diskusi menjadi tampak segar dengan adanya fenomena baru.
            Sesungguhnya ilmu pengetahuan bukanlah seburuk apa yang banyak orang lain pikirkan. Malahan sebagai karunia dan bukti kehadiran mahluk Tuhan yang berguna. Ilmu pengetahuan justru membuktikan suatu bentuk kejujuran sebagai manusia yang memiliki akal. Manusia dianugrahi otak sebagai alat untuk berfikir terhadap realita yang terjadi dalam kehidupan dunia. Dengan menggunakan akalnya dalam menghadirkan penemuan teori dan praktis, manusia secara sadar ataupun tidak telah mengakui akan adanya akal sebagai media penciptaan ide kreatif untuk bertahan hidup.
Ketika manusia hadir di dunia, tentu tidak hanya tugas kita untuk melaksanakan perintah Tuhan dan menjauhi larangan-Nya tetapi juga bagaimana dapat bertahan hidup di tengah kerasnya kehidupan Bumi. Ketahanan hidup ini juga dibuktikan dengan pemenuhan kebutuhan. Ilmu pengetahuan dipakai manusia untuk mengolah hasil pertanian, menghasilkan energi, membangun tempat tinggal, ketersediaan air bersih dan masih banyak lagi.

Ilmu itu jujur
            Ilmu pengetahuan tercipta melalui realitas yang ada sehingga memunculkan ide berinovasi untuk memberikan manfaat. Apabila ada orang yang khawatir, itu adalah kesalahan yang sebaiknya tidak dipelihara. Sesungguhnya ilmu ada untuk menghilangkan kebohongan dan kecemasan. Goetzmann dalam Luedtke (1994:215) menjelaskan bahwa sains bertujuan untuk merobohkan takhayul, mitos, dongeng, cerita-cerita nenek tua, khayalan, tipuan dan kebohongan yang disengaja atau “embel-embel”, “penipuan” dan “keculasan” seperti dalam peristilahan abad kesembilan belas. Berbagai macam ilmu seperti ekonomi, sosial, matematika hingga agama berusaha untuk mencari kebenaran yang kemudian menghasilkan kesimpulan melalui teori dan dilaksanakan dengan praktik sebagai pembuktian.
            Kekhawatiran mungkin muncul karena penggunaannya oleh orang-orang yang bernafsu untuk alasan-alasan yang negatif. Pada hakikatnya, ilmu tetap bertujuan baik. Ketika hasil dari ilmu pengetahuan itu berusaha untuk dimanipulasi, sebetulnya sangat sulit. Bagaimanapun para peneliti akan melalui berbagai prosedur dan pengawasan yang ketat. Ilmu pengetahuannya itu baik sekali karena berkontribusi dalam mehadirkan peradaban manusia yang terus maju. Inovasi dan terus berkarya sebagai perwujudan eksistensi manusia sebagai mahluk berfikir.

Ekslusif
            Tentu sangat sering dituliskan saat bersinarnya ilmu pengetahuan dari abad pencerahan sampai kesembilan belas. Yang berbeda dengan saat ini adalah mengapa ilmu pengetahuan saat ini lebih terlihat intensif daripada ekslusif. Intensif dalam penggunaannya untuk penciptaan massal dan kejar target untuk bisnis. Berbeda dengan ekslusif, yaitu penemuan yang berasal dari pemikiran tinggi dan hasilnya menjadi kebutuhan yang mampu menemukan solusi sehari-hari sehingga menjadi pertimbangan dalam kebutuhan. Seperti Guttenberg yang menemukan mesin cetak, Ibnu Sina dalam ilmu medis dan al-Khwārizmī dengan aljabar-nya yang hingga saat ini masih kita pelajari.
            Memerlukan semangat yang tinggi bagi para peneliti untuk menggunakan ilmu yang telah diperoleh. Terdapat kejujuran akademis bagi mereka untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan pada penemuan-penemuan ekslusif yang mampu memberikan kontribusi pada terciptanya peradaban yang cerdas.

Vilya Lakstian

Kenangan di Istana Alhambra



Gb1. Istana megah Alhambra, di Granada, Spanyol

Apakah anda sedang merencanakan pergi berlibur ke Eropa? Cobalah untuk memilih Spanyol. Negara ini  adalah salah satu destinasi wisata favorit. Negara ini memang menarik, sangat eksotis. Beberapa orang mengatakan bahwa Spanyol adalah hasill pertemuan barat dan timur. Ya, karena negara ini dulunya adalah wilayah kekhalifahan Islam, setelah Tariq bin Ziyad bersama pasukannya menguasai daratan ini. Nuansa timur tengah begitu kental salah satunya di sebuah kota kecil bernama Granada. 

Sejarah Granada
Kota Granada dahulu berada dibawah kekuasaan kekhalifahan Andalus dari Afrika. Setelah Granada berhasil ditaklukan. Wilayah ini menjadi pusat ilmu pengetahuan Islam. Kota ini terletak sekitar satu setengah jam dari Bandara Barcelona. Anda akan menemui banyak masjid disana. Salah satunya yang terkenal dan masih berdiri megah adalah Alhambra. Datanglah ke situs sejarah sekaligus obyek wisata ini.
Di Alhambra, anda akan melihat perpaduan arsitektur timur tengah yang khas dengan kaligrafinya berserta corak gaya Eropa. Istana ini adalah bukti keberadaan seorang pemimpin Islam yang dikenal arif, bijaksana dan sangat toleran. Seperti yang ditulis dalam buku berjudul The Greateness of Andalus, toleransi sangat terasa. Bahkan didirikan sebuah bangunan bagi umat Kristen tidak jauh dari Alhambra.

Rasakan kedamaian itu
Rasakan gemericik air dari Kolam Singa yang dikelilingi taman indah setelah anda melihat-lihat ukiran kutipan ayat Al-Quran pada arsitektur istana. Ambilah beberapa foto disana. Tapi ingat, tetap hormati batas yang diberikan. Alhambra memberikan kemewahan dalam penataan taman. Tanaman rumput dan bunga ditata sangat rapi. 

Gb 2. Alhambra yang merah dimalam hari

Romantis!
Kata Alhambra berasal bahasa Arab yang memiliki arti merah. Benar! Istana ini tampak merah di malam. Coba saja ajak keluarga anda untuk melihatnya di puncaktertinggi di Granada. Dikelilingi lampu kota membuat ikon Granada ini lebih menakjubkan. Wisata anda pasti akan lebih romantis pula. Anda bisa singgah sejenak di Madrid, ibu kota Spanyol.


Referensi gambar dari situs resmi Weeklyleaks dan Reservas Alhambra
Lebih lengkapnya tentang Alhambra disini.

Menjadi Mahasiswa yang Bijaksana

Halloo... Apa kabar? Pasti menjadi hari yang menyenangkan ya.. Untuk teman-teman yang telah diterima di universitas idaman. Hati yang riang ini sebaiknya diimbangi dengan sikap yang bijaksana. Jangan sampai anda terlena dengan universitas populer idaman dan melupakan tujuan inti dari kuliah. Beberapa poin dalam artikel ini bisa membantu mencerahkan kembali.
Cek identitas
Satu hal yang perlu diperhatikan adalah kelengkapan dan ketepatan identitas anda di kampus. Sambil mengisi KRS (Kartu Rencana Studi), liat dan periksa dengan cermat nama, NIM, jurusan, prodi. Begitu jga informasi diri di akademik. Hal ini akan membantu dalam menghindari kekeliruan data saat sudah kuliah aktif.
Kenal lebih dekat
Kenali kampus baru anda seperti lokasi gedung, rute dan kegiatan mahasiswa. UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) bisa menambah keahlian anda di institusi yg terpercaya dibawah pengawasan universitas. Jangan lupa juga kenali dosen yang akan membimbing anda. Mengenal staff akademik juga perlu untuk memperlancar urusan anda di kampus baik administrasi, beasiswa, skripsi dan lain-lain.
Kembali ke tujuan awal
Setelah anda sudah memasuki kegiatan perkuliahan, lakukanlah dengan sungguh-sungguh. Jangan terpengaruh dengan gaya "kuliahan" yang malah membawa anda dalam daftar mahasiswa abadi. Belajarlah dengan tekun. Berusahalah untuk bisa lulus cepat dengan nilai cumlaude (sempurna). Cepat kerjakan skripsi, daripada diundur-undur, malah malas yang akan datang. Bagaimanapun birokrasi kampus, tetaplah semangat. Staff akademik akan menilai kredibilitas anda sebagai mahasiswa yang serius. Tidak ada waktu santai saat ini. Ya, memang hidup itu tidak bisa santai. Buat orang tua anda bangga.
Beasiswa
Dukung semangat kuliah anda dengan beasiswa. Ada berbagai beasiswa yang ditawarkan seperti beasiswa prestasi akademik, beasiswa bagi yang kurang mampu atau beasiswa kursus di luar negeri bagi yang ingin merasakan pengalaman kuliah singkat di negeri seberang. Beasiswa ini biasanya dikeluarkan oleh kampus, Dikti, Kemendiknas atau donatur lainnya.


Semangat mahasiswa!!

Javanese Meets French in Kavallerie Artillerie


               What do you think about Java? Batik, Sociability or colonialized people? They must be related to this place. Java is always well-known as one of origin Indonesian cultures. Javanese culture is now more recognized by world. Javanese culture has gotten place as a part of world’s cultural wealth.
            Although Java was colonialized by Dutch for 3,5 centuries and Japanese 3,5 years. There is Mangkunegara Legion (Legiun Mangkunegara) which was developed by Mangkunegara Kingdom in Surakarta city, Central Java, Indonesia. The legion was established by the King Mangkunegara II. Mangkunegara Legion was inspired by Napoleon’s Grande Armee. Napoleon admitted the legion from its tactics and contribution. The legion had supported many battle fields such as Napoleon’s War in Asia as a part of French-Dutch army fought Britain-Sepoy in India (1811), Army operation in East Indies and Pacific War (1942). Napoleon had sent many letters and visitations. One of Napoleon’s gifts can be watched in Radya Pustaka Museum.


Picture 1.1 Mangkunegara Legion

            The French inspirations are proved in the architecture of Kavallerie Artillerie (the legion’s headquarter) and the legion’s divisions. In 1808 when the legion was leaded by Ario Praboe Prang Wedana as the colonel of official duty with Lodewijk Napoleon (Bonaparte’s relative), Mangkunegara Legion had 1.150 troops which were divided into 800 infantries (Fusilier), 100 invaders (Jagers), 200 cavalries and 50 artilleries. 


Picture 1.2 Kavallerie Artillerie Building

            The legion is known as the first army in Indonesia. The costumes were also influenced from French with Javanese symbols. They wore black coat, white trousers and military hat. They combined with blangkon (Javanese hat). 
            Those collaborations between French and Javanese were the efforts which were made by Mangkunegara in order to introduce the kingdom and to appreciate western military development without forgetting Javanese elements as their identity.
            After Japanese involvement in Indonesia, the legion was closed. The legion’s members and their offspring have contributed themselves in Indonesian National Army (Tentara Nasional Indonesia). Kavallerie Artillerie as the historical building owned by Mangkunegara legion still stands in front of Mangkunegara Palace which faces to the palace’s field. 


The photos are taken from Angelina Kusuma's blog and Kompasiana Sejarah
See also: The writer's page on Kompasiana

Mempersiapkan Diri Menuju Gelar Mahasiswa


            Sebentar lagi siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) akan merayakan kelulusannya. Tentu kelulusan dari sekolah ini bukan akhir dari segalanya. Banyak dari mereka memilih untuk melanjutkan pendidikan lebih tinggi, kuliah di universitas. Pendidikan yang lebih tinggi ini memberikan peluang pada mereka untuk fokus pada ilmu yang ingin digali lebih dalam. Dengan tujuan untuk bekal mereka bekerja kelak, terkadang masih saja bingung saat memilih jurusan. Namanya juga anak muda, masih mencari jati diri, tapi ikut-ikutan teman bukan pilihan yang bijaksana. Karena menyangkut masa depan, perlu disikapi dengan hati-hati.
            Sudah bukan saatnya lagi mencari teman seperjuangan di sekolah untuk kuliah bersama. Saat ini adalah saatnya “hidup sendiri-sendiri”. Teman bukan jaminan masa depan yang harusnya ada ditangan kita. Teman juga memiliki impian, begitu juga dengan setiap individu lainnya. Setiap jalan hidup tentu akan berbeda satu dengan yang lain. Memilih jurusan studi merupakan proses kehidupan yang akan kita tulis sendiri. Apalagi anak adalah harapan orang tua.

Berawal dari keluarga
            Untuk mereka yang akan melanjutkan kuliah di universitas, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan keluarga. Bagaimanapun orang tua akan mengerti betul kebutuhan dan menjadi gudangnya inspirasi. Mereka telah mengikuti perkembangan puta-putrinya dari lahir hingga dewasa. Konsultasi dengan orang tua tentu sikap yang hormat sebagai anak. Alternatif yang diberikan patut untuk dipertimbangkan. Orang tua adalah manusia yang pernah muda dan anak belum pernah tua,  ini cukup menjadi latar belakang mengapa diskusi dengan keluarga adalah pilihan yang pertama. Utarakan saja semua yang diinginkan kepada mereka. Dengan menunjukkan brosur, leaflet atau infomasi dari universitas yang akan dituju akan memberikan gambaran untuk mendapatkan pilihan. Sebagai pihak yang akan membantu membiayai kebutuhan pendidikan, orang tua juga perlu tahu sehingga dapat merencanakan berapa banyak uang yang mampu dianggarkan. Buatlah kegiatan ini tetap menyenangkan, manfaatkan momen diskusi ini sambil mempererat hubungan antar anggota keluarga.

Semua jurusan adalah baik
            Benar sekali, kalimat diatas perlu untuk dicatat. Semua jurusan di universitas adalah baik. Tidak perlu ragu untuk memilih. Pilih dengan percaya diri dan yakin karena pada dasarnya ilmu pengetahuan itu kebutuhan bagi setiap umat manusia. Tidak sedikit beberapa calon lulusan bingung dengan jurusan-jurusan tertentu atas alasan sulit mencari pekerjaan. Memperoleh pekerjaan bukanlah dilihat dari jurusan, tetapi bagaimana menggunakan ilmu dengan semaksimal mungkin. Jurusan yang tidak ramai malah sebetulnya membuka peluang yang lebih besar. Belum tentu mereka yang mengikuti jurusan favorit akan mudah beradaptasi dengan iklim kompetisi yang kuat. Dengan saingan yang lebih sedikit, tentu juga lebih mudah mendapatkan prestasi akademik. Ketika prestasi akademik mudah diraih, beasiswa akan siap menghampiri. Jadi sebetulnya jurusan di universitas hanya sebagai pengelompokan atas semua ilmu pengetahuan yang ada  dalam peradaban manusia. Sudah kewajiban bagi manusia sebagai mahluk berakal menggunakan rahmat-Nya untuk berfikir, menganalisa, berbagi dan mengatasi masalah dengan ilmu pengetahuan.

Cari ilmunya
            Ketika sedang memilih jurusan, tentu tidak bisa terlepas dari universitas yang menyelenggarakannya. Mendapatkan jurusan di universitas ternama sudah pasti mendapatkan kebahagian tersendiri. Tetapi ada baiknya untuk tidak menggunakan pernyataan tersebut untuk pegangan. Dapat diterima di universitas favorit, itu adalah berkah. Tapi jika sebaliknya terjadi, jangan terlalu disesali. Universitas bagus tidak hanya universitas ternama saja. Apabila jurusan yang dituju juga tersedia di perguruan tinggi lain, tentu boleh dipertimbangkan karena yang dicari adalah ilmunya. Jurusan di universitas ternama dan yang lain memiliki ilmu yang sama, hanya nama saja yang berbeda. Hal itu bukan masalah yang besar, semua sama saja. Sebetulnya malah bisa memperkuat semangat belajar. Jadikan diri sebagai bintang. Menjadi pemenang di tengah pulau tentu lebih mudah daripada di tengah lautan ya luas, bukan? Kenyataan seperti ini juga perlu dipertimbangkan. Perlu direnungi lagi bahwa yang dicari adalah ilmunya. Ilmu yang akan membawa kita pada pencerahan dalam menjalani hidup. Sikapi dengan bijak, hidup bukan mengandalkan gengsi semata tetapi bagaimana meningkatkan kualitas diri dan mampu berkompetisi di tengah kehidupan yang keras ini.
            Selamat berjuang bagi para calon mahasiswa. Selalu semangat dan yakin pada kemampuan diri. 

Meningkatkan Kualitas Diri di Semester Akhir


Ketika memasuki semester akhir, tentu perasaan akan lebih lega karena waktu kita akan lebih longgar daripada biasanya. Biasanya sangat sibuk dengan perkuliahan sehari penuh, sekarang punya banyak waktu luang yang bisa dimanfaatkan. Tentu ini sangat bagus, seluruh perkuliahan telah terlampaui dan beberapa saat waktu akan tertuju pada inti dari pengaplikasian ilmu yang telah kita dapat saat perkuliahan. Benar sekali, skripsi namanya.
            Tetap lega rasanya ketika kita sedang melaksanakan skripsi. Dapat dirasakan, dimana semester sebelumnya yang disibukkan dengan penyusunan proposal skripsi saat tugas kuliah menumpuk, seminar proposal dan disetujui. Sambil menyelesaikan tugas akhir ini dan menunggu waktu saatnya dipaparkan didepan penguji sekaligus saat dimana gelar Sarjana diberikan, terdapat waktu yang bisa digunakan dengan maksimal bermanfaat.

Perluas wawasan
            Isi hari-hari dengan membaca, membaca dan terus membaca. Buku adalah teman belajar kita. Daripada menganggur dan mencari kesibukan yang tidak penting, meningkatkan pengetahuan tentu lebih baik. Dunia yang penuh dengan misteri ini memang sangat menarik untuk digali lebih jauh. Bagaimana orang-orang cerdas di luar sana mampu berkontribusi dalam menciptakan peradaban yang maju, peristiwa-peristiwa yang membawa kehidupan masyarakat dalam pengaruhnya hingga saat ini, menciptakan pribadi yang berkualitas dan berinovasi ditengah orang-orang biasa, inilah saatnya untuk mendapatkan informasi tentang itu semua.
            Mampir saja ke perpustakaan kota, jarang-jarang kan bisa mampir kesana? Selain perpustakaan kampus yang mayoritas berfokus pada kajian studi kuliah kita, perpustakaan kota memberikan pengetahuan dengan buku-buku yang lebih umum. Saat ini sudah mulai bermunculan perpustakaan yang disediakan baik oleh pemerintah maupun swasta. Di sekitar solo saja, telah muncul tiga perpustakaan baru untuk umum. Sambil menambah wawasan, tentu bisa memperluas relasi dengan orang-orang baru, bukan?


Bergabung dengan komunitas
            Keahlian yang dimiliki seperti musik, jurnalistik dan olahraga memang perlu saluran. Dengan bergabung dengan komunitas, tentu akan memberikan pengalaman dimana kita dapat menunjukkan kemampuan di depan umum, berinteraksi dan berbagi pengalaman dengan orang-orang yang memiliki kesukaan yang sama. Di masa menunggu seperti saat ini, berpartisipasi dalam komunitas memberikan waktu bagi kita untuk meningkatkan kemampuan. Telah muncul banyak sekali komunitas di setiap kota yang memiliki agenda aktifitas yang berbeda-beda. Agenda untuk mempererat hubungan denga komunitas sejenis di luar kota tentu juga ada. Mendapatkan teman-teman baru, tentu sudah pasti. Semakin kenal dengan banyak orang, semakin banyak kesempatan yang akan didapat.

Belajar hal yang baru
            Di waktu seperti saat ini, akan ada cukup waktu untuk belajar yang baru. Meningkatkan kualitas diri dalam keahlian-keahlian seperti fotografi, melukis, memasak, dan membuat karya tulis tentu sangat bermanfaat. Dengan meningkatkan keahlian baru, diharapkan kita akan menjadi manusia yang bisa dibutuhkan dan diandalkan. Sudah pasti, dengan keahlian ini kita akan lebih memperoleh posisi ditengah masyarakat.

Menambah uang saku
            Yap! Waktu yang luang ini bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan pekerjaan. Ketika sedang tidak diburu waktu yang padat, pasti akan lebih menyenangkan. Berbagai macam pekerjaan dengan sistem part time masih banyak karena memang itu memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk bekerja tanpa mengganggu perkuliahannya. Perlu dipertimbangkan agar tetap menjaga kondisi tubuh dalam melaksanakan part time job, khususnya yang jam kerjanya hingga malam. Disarankan untuk memilih waktu yang fleksibel, sore hari contohnya. Dengan memilih waktu sore hari, pagi bisa digunakan untuk aktifitas lain dan malam tetap cukup istirahat. Bekerja dengan menurut hobi atau ilmu dari kuliah tentu akan lebih mudah dalam melaksanakannya, bahkan kita juga dapat passion-nya. Jika bisa bekerja sesuai yang diingginkan, tentu akan membuat ringan dalam melaksanakannya.

            Semoga beberapa tips diatas mampu membantu teman-teman semester akhir yang sudah memiliki waktu longgar untuk menggunakannya dengan kegiatan-kegiatan yang membangun diri. Bagi yang sedang menunggu wisuda, saya ucapkan selamat mendapatkan gelar kesarjanaannya. Begitu juga dengan yang menunggu waktu ujian skripsi setelah proses bimbingan selesai, semoga semua berjalan lancar.
            Mari berkegiatan!        

Mengenai Saya

Foto saya
The writer has attention towards Linguistics. It makes him focus on Linguistic research since he was in Bachelor Degree. He is now studying in Master of Linguistics. He is a researcher staff and Literature Division in "Balai Penelitian dan Kajian Sosial". He always watches and participates in many events, then writes them in this blog. He also develops his talent in music with Solo Jazz Society, a Jazz community in Solo, Indonesia. So, enjoy....!! Thanks

Lakstian on Twitter

Follow vilyalakstian on Twitter

Partners

Chat


ShoutMix chat widget

Who's visiting here?

Watch the time...


counter