Sea Quill Blog Contest

Air dan Keutuhan Negara

Air adalah sumber daya alam yang menakjubkan! Air menjadi unsur terpenting dalam hidup kita. Tanpa air, semua aktivitas kita tidak akan terlaksana. Listrik, pangan, kesehatan, rekreasi dan lain-lain. Oleh karena itu, Tuhan memberikan Bumi kaya akan air daripada daratannya dimana air telah menutup 71 % permukaan Bumi. 

Air juga menjadi berbagai macam simbol dalam keseharian kita. Seperti dalam karya seni lukis di Jepang, air menjadi unsur penting sebagai simbol keagungan dan kekuatan. Atau ketenangan yang terlukis dalam karya seniman Eropa di era Renaisans.


Indonesia kaya akan air
Indonesia yang terdiri dari beribu-ribu pulau, otomatis menjadi kaya akan sumber daya air yang berupa laut dan perairan. Ditambah dengan iklim tropis yang hangat menambah tingkat kesuburan tanaman-tanaman seperti padi, jagung, pepaya, jeruk, wortel, tomat dan tanaman hias lain. Hanya membuang biji dari buah yang kita makan, setelah tersiram air, keesokan harinya akan tumbuh tanaman baru.
Begitu juga dengan banyaknya perairan seperti sungai dan danau yang turut menjaga ketersediaan air yang kemudian juga ikut menyukseskan program pariwisata. Inilah Indonesia, yang memiliki ciri khas : AIR.

Air sebagai alat pertahanan
Ya, dalam perkembangannya air yang melimpah di lautan ini cukup rumit dalam pengelolaannya. Sehingga berbagai perjanjian laut pun diadakan guna mengontrol keberadaan laut. Contoh perjanjian laut yaitu UNCLOS (United Nation Convention on the Law of the Sea) yang disepakati pada tanggal 10 Desember 1982 dan diikuti 158 negara. UNCLOS berisi tentang hak dan tanggung jawab negara dalam penggunaan lautan di dunia dan menetapkan pedoman untuk bisnis, lingkungan dan pengelolaan SDA laut.

Hal tersebut telah dibuktikan oleh nenek moyang kita yaitu Sriwijaya―Kerajaan Nasional I. Daerahnya sangat luas meliputi daratan dan lautan, hingga ke luar negeri. Dengan memiliki laut yang luas dan menjadi penghubung antara satu daerah ke daerah lain, Sriwijaya kemudian memperkuat armada lautnya. Kekuatan lautnya menjadi yang terhebat saat itu.

Negeri beribu pulau sudah mengakar kuat sebagai julukan Indonesia, hal ini membuat negara ini memiliki ciri khas sendiri. Hal ini kemudian dapat dimanfaatkan sebagai sumber pertahanan sebuah negara.
Mesir Kuno telah membuktikannya, peradaban ini disebut-sebut sebagai peradaban awal di jaman kuno. Peradaban ini memulai kekuatannya di tepi sungai Nil yang memberikan manfaat yang besar bagi sebuah peradaban saat itu. Air dari Sungai Nil ini telah mencukupi masyarakat di sana akan kebutuhan ekonomi, budaya dan kebutuhan setiap orang. Pemanfaatan air untuk menunjang kebutuhan ekonomi inilah kemudian memperkuat peradaban bangsa Mesir Kuno. Begitu juga dengan peradaban Mesopotamia di antara Sungai Tigris dan Euphrates. Sehingga dapat disimpulkan ada hubungan yang kuat antara air-bangsa-negara.

Dari julukan yang dimiliki Indonesia ini, dunia akan tahu jika mereka melewati daerah yang kaya akan sumber daya air dan pulau, itulah Indonesia. Maka, dengan kecintaan kita pada ciri khas bangsa ini, dan melakukan berbagai usaha untuk menjaganya akan memberikan kekuatan tersendiri pada sumber daya air ini. Lautan dan perairan terluar nusantara juga merupakan bagian terpenting dalam menjaga keutuhan wilayah kedaulatan NKRI. Sehingga dibutuhkan tanggung jawab yang besar oleh masyarakat selain aparat keamanan. Jika daerah terluar ini didapat dikendalikan dengan baik nelayan akan mencari ikan di laut sendiri, tidak ada yang akan mengambil ikan di perairan negeri seberang. Begitu juga akan ancaman dari luar, dengan semangat menjaga kekayaan negeri, musuh akan sulit untuk menembusnya karena apapun yang telah menjadi harapan dan kepemilikan penuh oleh rakyat, mereka akan menjaganya dengan sekuat tenaga dan menolak campur tangan pihak lain yang akan mengancam sumber daya tersebut. Jika hal tersebut dilakukan di seluruh perairan terluar Indonesia, keutuhan wilayah negara Indonesia yang kaya dan besar ini akan terlaksana dengan baik. Air kemudian mampu digunakan sepenuhnya untuk rakyat seperti yang dilakukan bangsa Mesir Kuno, Mesopotamia dan Sriwijaya tadi dimana mereka menjadi bangsa yang kuat dan tangguh.


Jagalah air
Oleh karena itu, mari kita jaga sumber daya air ini dan menggunakannya dengan baik. Beberapa uraian diatas telah menambah pengetahuan kita akan sangat pentingnya air bagi seseorang, masyarakat, negeri hingga peradaban. Pengelolaan air yang buruk akan mengantarkan kita pada krisis akan ketersediaanya air bahkan akan menimbulkan konflik jika air di monopoli. Indonesia kemudian membuat undang-undang tentang sumber daya air, yaitu UU no 7 tahun 2004.

(Vilya Lakstian)

Lihat : Kompas Muda

0 comments:

Mengenai Saya

Foto saya
The writer has attention towards Linguistics. It makes him focus on Linguistic research since he was in Bachelor Degree. He is now studying in Master of Linguistics. He is a researcher staff and Literature Division in "Balai Penelitian dan Kajian Sosial". He always watches and participates in many events, then writes them in this blog. He also develops his talent in music with Solo Jazz Society, a Jazz community in Solo, Indonesia. So, enjoy....!! Thanks

Lakstian on Twitter

Follow vilyalakstian on Twitter

Partners

Chat


ShoutMix chat widget

Who's visiting here?

Watch the time...


counter